Sabtu, 10 Januari 2015

cerita liburanku "akhir liburan yang menyenangkan"



Namaku sopiah, aku di beri tugas oleh Guru simulasi digitalku untuk memposting tentang cerita liburan. Sebenernya sih aku gak pergi liburan, keseharianku Cuma duduk-duduk, tiduran sambil nonton TV, paling sama makan doang. Tapi, karna ini tugas, jadi Aku harus tetep mengerjakannya. Ok tanpa basa basi lagi, berikut ini cerita liburanku yang kuberi judul “akhir liburan yang menyenangkan”
silahkan membaca :-)
                Semester pertama di sekolah baru ku SMKN 1 GARUT tidak terasa sudah berakhir. Liburan sekolah kali ini sangatlah berbeda dari biasanya. Yang dari biasanya aku liburan  ke suatu tempat yang ingin ku kunjungi. Sekarang berbeda, kali ini Aku sangat rindu rumah dan tidak ingin liburan kemana-mana lagi. Kenapa begitu? Karna sekarang aku tidak tinggal di rumahku lagi, melainkan di perantauan untuk menuntut ilmu. (caelah bahasanya). Makanya, setelah selesai pembagian raport besoknya Aku langsung pulang.
                Tapi ketika di rumah lama-lama, rasanya BT juga. Awalnya aja seru banyak temen yang maen, terus banyak sodara yang berkunjung. Tapi lama kelamaan, seorangpun gak ada yang nongol. Nah, oleh sebab itu aku mulai mengirim pesan ke teman-teman agar mereka main ke rumah ku. Padahal sih kalau mereka ngirim pesan aku jarang ngebales. (aku ego ya?)
                Syukurlah, salah satu teman ku ada yang mau main dan mengajak ku pergi ke pameungpeuk membeli kado untuk temannya. Kirain berangkatnya bakalan pake angkutan umum, soalnya kan bertiga. tapi malah pake sepeda motor. alhasil kami pun naik sepeda motor di deti (alias dempet tiga). Padahal kalau di Garut aku lihat ada yang di deti, aku suka mengatainya “huh dasar cabe-cabean”. Dan baru terasa sekarang, ternyata di bilang cabe-cabean itu gak enak. Padahal Aku kan anak baik-baik. Hehe
                Setelah sampai di PP alias plaza pameungpeuk, kami pun langsung menyerbu toko yang menjual berbagai macam jam beker. Selama puluhan menit kami memilih jam yang ada di toko tersebut, Ada rasa kasian juga sih sama si penjualnya. So’alnya kita lama banget milih jamnya. Tapi  setelah berpuluh-puluh menit akhirnya kami pun menentukan pilihan lalu segera pulang. Dan untuk mengabadikan momen terakhiran tersebut, kami pun ber foto-foto terlebih dahulu di jembatan.
            
                Bukan hanya itu saja, di akhir liburan ku yang tinggal beberapa hari lagi teman-teman ku  yang sekolah di bandung baru pulang dan baru bisa ketemu ketika liburan ku tinggal dua hari lagi. Hal itu membuatku kesal. Bagaimana tidak? Selama liburan yang membosankan ini ku jalani hanya sendiri. Tapi ketika liburanku akan berakhir¸ semuanya terasa begitu menyenangkan. Sehingga membuatku berat hati untuk kembali pergi menuntut ilmu di Garut.
                Tapi meskipun begitu, Aku tetap menjalani akhir liburan ku dengan bahagia bersama teman-teman lama ku. Sehingga di liburanku kali ini aku punya sesuatu yang mengesankan yang akan membuatku selalu rindu pada mereka. Contohnya kami main masak-masakan, terus foto-foto, jalan-jalan, dan lain sebagainya. Berikut ini gambar ketika aku dan teman-teman bermain masak-masak.
      
                Pada akhir liburan kali ini aku bukan hanya bermain masak-masak saja, pada sore harinya, aku dan teman-teman pergi jalan-jalan menyusuri pesawahan. Betapa senangnya aku, karna sudah lama tidak bermain lagi di pesawahan. Dan seperti biasa, kami selalu mengabadikan setiap moment dengan mengambil gambar pada setiap sesinya.
                Sehari sebelum aku pulang, teman-teman ku banyak yang bermain ke rumahku. Aku heran pada mereka, kenapa bukan dari kemaren mereka main. Padahal kan waktu sangatlah panjang. Kita juga bisa main se puas-puasnya. Tapi, meskipun bermainnya hanya sebentar, aku tetap bahagia dan senang karna bisa bertemu teman-teman waktu di SMP ku dulu. Dan heran nya sekarang teman-teman ku jadi pada suka selfie. Hehehe … dan berikut ini hasil selfie di rumah ku J
        
                Itulah cerita liburan ku. Di awal liburan sangatlah BT dan membosankan. Sehingga membuat aku selalu ingin segera pergi ke garut. tapi, pada akhir-akhirnya liburanku sangatlah mengesankan sehingga membuat ku merasa kesal. karna aku menjadi berat hati untuk pergi. Tapi meskipun begitu, aku tetep berrterima kasih pada teman-temanku yang dengan senang hati mau menemani hari-hari liburanku.

Selasa, 18 November 2014

Pelajaran Produktif Akuntansi

1. Dasar Dasar Perbankan
2. Pengantar Akuntansi
3. Spread Sheet
4. pengantar ekonomi
5. pengantar administrasi perkantoran

Rabu, 05 November 2014

Sejarah Indonesia - Pengaruh Hindu Budha Di Indonesia

Pengaruh Hindu Budha Di Indonesia
Masuknya pengaruh unsur kebudayaan Hindu-Buddha dari India telah mengubah dan menambah khasanah budaya Indonesia dalam beberapa aspekkehidupan.
Proses masuknya pengaruh budaya India ke Indonesia, sering disebut penghinduan. Pada dasarnya istilah ini sebenarnya kurang tepat, karena disamping agama Hindu, masuk pula agama Budha. Proses ini terjadi didahului adanya hubungan Indonesia dengan India, sebagai akibat perubahan jalur perdagangan dari jalur tengah (sutera) berganti ke jalur pelayaran (rempah-rempah). Hal ini didasarkan bukti peninggalan arca dan prasasti di Indonesia. Sedangkan di India terdapat karya sastra, diantaranya kitab Jataka, Ramayana dan Raghuwamsa.
Tersebarnya agama dan kebudayaan Hindu-Budha di Indonesia berpengaruh luas dalamkehidupan masyarakat Indonesia, diantaranyadalam bidang berikut ini :
1.Kepercayaan
Bangsa Indonesia mulai menganut agama Hindudan Budha walaupun tidak meninggalkankepercayaan aslinya, seperti pemujaan terhadaproh nenek moyang.
2.Sosial
Dalam bidang sosial, terjadi bentuk perubahandalam tata kehidupan sosial masyarakat. Misalnyadalam masyarakat Hindu diperkenalkan adanyasistem kasta.
3.Ekonomi
Dalam bidang ekonomi, tidak begitu besarpengaruh dan perubahannya, karena masyarakatIndonesia telah mengenal aktifitas perekonomianmelalui pelayaran dan perdagangan jauh sebelummasuknya pengaruh Hindu-Budha.
4.Kebudayaan
Pengaruh kebudayaan Hindu-budha terlihat darihasil-hasil kebudayaan seperti bangunan candi, senisastra, berupa cerita-cerita epos diantaranya EposMahabharata dan Epos Ramayana. Pengaruhlainnya adalah sistem tulisan. Kebudayaan Hindu-Budha amat berperan memperkenalkan sistemtulisan di masyarakat Indonesia.
5. Agama
Ketika memasuki zaman sejarah, masyarakat diIndonesia telah menganut kepercayaan animismedan dinamisme. Masyarakat mulai menerima sistemkepercayaan baru, yaitu agama Hindu-Buddha sejakberinteraksi dengan orang-orang India. Budaya barutersebut membawa perubahan pada kehidupankeagamaan, misalnya dalam hal tata krama,
upacara-upacara pemujaan, dan bentuk tempatperibadatan.
6. Pemerintahan
Sistem pemerintahan kerajaan dikenalkan olehorang-orang India. Dalam sistem ini kelompok-kelompok kecil masyarakat bersatu dengankepemilikan wilayah yang luas. Kepala suku yangterbaik dan terkuat berhak atas tampuk kekuasaankerajaan. Oleh karena itu, lahir kerajaan-kerajaan,seperti Kutai, Tarumanegara, dan Sriwijaya.
7. Arsitektur
Salah satu tradisi megalitikum adalah bangunanpunden berundak-undak. Tradisi tersebut berpadudengan budaya India yang mengilhami pembuatanbangunan candi. Jika kita memperhatikan CandiBorobudur, akan terlihat bahwa bangunannyaberbentuk limas yang berundak-undak. Hal inimenjadi bukti adanya paduan budaya India-Indonesia.
8. Bahasa
Kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesiameninggalkan beberapa prasasti yang sebagianbesar berhuruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta.Dalam perkembangan selanjutnya bahkan hinggasaat ini, bahasa Indonesia memperkaya diri denganbahasa Sanskerta itu. Kalimat atau kata-katabahasa Indonesia yang merupakan hasil serapandari bahasa Sanskerta, yaitu Pancasila, DasaDharma, Kartika Eka Paksi, Parasamya PurnakaryaNugraha, dan sebagainya.
9. Sastra
Berkembangnya pengaruh India di Indonesiamembawa kemajuan besar dalam bidang sastra.Karya sastra terkenal yang mereka bawa adalahkitab Ramayana dan Mahabharata. Adanya kitab-kitab itu memacu para pujangga Indonesia untuk menghasilkan karya sendiri.